Ini yang Harus Kamu Ketahui Kenapa PDIP Kota Bekasi Tak Turunkan Kadernya di Musda KNPI

Bagikan

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email
Mantan Ketua KNPI Kota Bekasi 2003 Nuryadi Darmawan / istimewa

Mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Nuryadi Darmawan menyatakan, tidak menerjunkan kadernya dalam ajang Musyawarah Daerah (Musda) ke VI tahun 2020. Alasannya, organisasinya sedang berkosentrasi kaderisasi struktural partai menuju regenerasi milenial.

“Sebenarnya banyak kader kami yang mumpuni, hampir semua kader PDI Perjuangan cukup cakap dan mapan dalam berogranisasi. Tapi mereka sekarang mereka sedang kosentrasi kaderisasi struktural,” kata pria yang akrab disapa Nung, Selasa 22 Desember 2020.

Baca juga: Hati-hati, Langgar Prokes di Bekasi Sebentar Lagi Kena Denda

Nung berharap, agar Musda ke VI KNPI Kota Bekasi bisa menjadikan forum demokrasi yang memberikan dan menyuguhkan edukasi politik yang sehat. “Siapapun yang terpilih nantinya tentu harapan saya yang terbaik. Intinya wajib mengakomodir semua organisasi kepemudaan yang ada tanpa tekanan atau titipan dari pihak manapun,” katanya.

Selain itu alasan tidak menerjunkan kadernya di KNPI, kata Nung, sebaiknya sudah tidak masuk ke arah sana lagi dalam proses kemajemukan kepemudaan Indonesia dalam mengimplementasikan ruang gerak kepartaian. Termasuk sikapn egosentris politik praktis dalam labotarium kepemudaan.

Baca juga: Awas, Ada Upaya Penggembosan Musda ke VI KNPI Kota Bekasi

“Justru parai atau organisasi besar terus besar ketika tidak mempersoalkan wadah naungan kepemudaan dalam konteks perspektif yang semput,” kata mantan Ketua KNPI Kota Bekasi tahun 2003-2007.

Menurut dia, modal memimpin Ketua KNPI sebenarnya bukan dilihat dari kuantitas dukunga. Akan tetap perlu adanya kecakapan dan keahlian dari calon tersebut. “Saya pikir itu yang akan membuka pelaku menang,” katanya. (dan)

Berita lain