Penetapan calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi pada Musyawarah Daerah (Musda) ke VI berjalan ricuh. Satu peserta alami luka-luka di bagian telinga.
Kericuhan itu terjadi ketika salah satu peserta menganggap penetapan yang dilakukan pimpinan terkesan sepihak. Sehingga, banyak peserta lain yang merasa dirugikan atas keputusan tersebut.
Baca juga: Pemilihan Calon Ketua KNPI Bekasi Berjalan Alot, Kok Bisa ?
“Penepatan calon sepihak, ini tidak benar,” kata salah satu peseta Musda KNPI, Yusril, saat melakukan protes ke pimpinan sidang, Rabu 23 Desember 2020.
Atas protesnya itu, kemarahan pun mencuat. Sejumlah kursi dalam ruang sidang berterbangan. Para pesera saling melempar kursi yang menyebabkan satu orang peserta alami luka yang kini belum diketahui dari unsur OKP mana.
Baca juga: Hati-hati, Langgar Prokes di Bekasi Sebentar Lagi Kena Denda
Tidak sampai disitu, Yusril yang dianggap menganggu proses sidang penetapan calon ketua KNPI Kota Bekasi langsung diamankan pihak keamanan. Dia dikeluarkan dalam rapat penetapan.
Hingga kini, sidang penetapan calon Ketua KNPI Kota Bekasi masih berjalan. Diketahui, ada lima calon yang bakal memperubutkan kursi orang nomor satu di kepemudaan Bekasi. Mereka adalah, Mardani, Agung Lesmana, Syahrir, Mahfud Latuconsina dan Jano. (dan)









