Banyak Kader Dadakan, Dua Kader Muda Ini Diprediksi Jadi Tokoh Partai di Bekasi

Bagikan

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email
Ricky Tambunan / istimewa

Sejumlah politisi di menilai terjadi penurunan dalam regenerasi partai di Kota Bekasi. Pasalnya, banyak kader dadakan yang tiba-tiba memimpin tanpa melalui proses preses alamiah.

“Kebanyakan bukan karena jenjang partai memimpin sebuah partai, itu yang menjadi kemunduran,” kata pengamat politik lokal, Rikky Tambunan, Rabu 25 November 2020.

Baca juga: Berikut Penjelasan Ade Barkah Soal Musda Golkar Kota Bekasi

Rikky mengumpamakan, jabatan yang diemban oleh Tri Adhianto tiba-tiba saja menjadi Ketua DPC PDIP Kota Bekasi. Menurutnya, ini sebagai kemunduran, karena tidak melalui proses dari bawah.

“Kita harus objektif yah, lihat Rahmat Effendi, dia awalnya dari bawah, dan bisa sampai seperti sekarang menjadi wali kota,” kata Rikky.

Baca juga: Begini Kata Pentolan PDIP Mochtar Mohamad soal Pembakaran Bendera

Seharusnya, kata dia, politisi harus lahir dari kaderisasi, atau jenjang kepartaian. Karena ke depan diakui dia, tidak menguntungkan partai. “Setidaknya pernah menjadi kader, jangan ujug-ujug,” katanya.

Dia melihat sosok Ade Puspitasari dan Gilang Esa Mochtar, adalah politisi masa depan di Kota Bekasi. Keduanya sudah merumpun dari akar partai masing-masing. “Saya melihat kedua kader ini akan menjadi tokoh partai yang mumpuni, tidak datang ujug-ujug,” ujarnya. (dan)

Berita lain