Fakta-fakta Insiden Maut Jembatan Cinta Tarumajaya

Bagikan

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email
Korban tewas di Jembatan Cinta Bekasi

Perahu wisata di Jembatan Cinta Tarumajaya Kabupaten Bekasi terjungkal di tengah lautan. Akibatnya, 23 penumpangnya terpental hingga satu orang balita meninggal dunia.

Fakta-fakta di lokasi kejadian, perahu itu terbalik diduga karena over kapasitas penumpang. Ditambah lagi kondisi cuaca ekstrem tengah melanda wilayah utara Bekasi.

Baca juga: Daftar Korban Bentrokan Mahasiswa vs Polisi di Bekasi

“Korban meninggal adalah satu orang anak berusia 3-4 tahunan,” kata Kanit Reskrim POlsek Tarumajaya, Ipti Arif kepada wartawan.

Peristiwa itu diawali ketika pada pukul 11.00 rombongan kurang lebih 23 orang ingin beranjak dari Jembatan Cinta menuju Sungai Rindu. Hanya saja, kondisi angin di pesisir laut sedang tidak bersahabat.

Mereka yang menggunakan satu perahu itu tiba-tiba tercebur air setelah atap perahu tertiup angin.

Baca juga: Terungkap Sumber Tembakan di Pondok Pesantren di Bekasi

Tal berapa lama, kejadian itu diketahui perahu lainnya dan langsung dibantu evakuasi pukul 11.30 ke Pol Airut. “Setelah sampai didatat ternyata satu anak ada yang hilang, dan langsung dilakukan pencarian,” katanya.

Setelah ketemu, kondiri anak yang bernama Arip krisis. Hingga akhirnya dia dilarikan ke rumah sakit hospital Tarumajaya. Sayangnya, beberapa jam kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Saya sudah intruksikan wisata perahu dihentikan dahulu, hanya Jembatan Cinta yang diperbolehkan,” kata Arif. (dan)

Berita lain