Masuk atau Daftar
Bikin Artikel
    • Featured
    • Bekasi Banget
    • #Ocehan
    • Berita
    • Artikel
    Bikin Artikel

    Aksi di Dinkes Bekasi: RSUD CAM Dituding Lalai hingga Pasien Lumpuh

    • Tulisan Bekasianer
    • Ulasan 0
    • prev
    • next
    • Bagikan
    • Beri Ulasan
    • Suka
    • Laporkan
    • prev
    • next
    Deskripsi

    KOTA BEKASI – Aliansi Rakyat Peduli Bekasi bersama orang tua pasien menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Selasa (21/1/2026).

    Aksi tersebut menuntut pertanggungjawaban atas dugaan malpraktik yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi terhadap seorang pasien bernama Marganda.

    Dalam pantauan rakyat.News, aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 15.20 WIB dengan pengamanan dari aparat Kepolisian Polres Bekasi Kota.

    Massa aksi menyampaikan orasi secara bergantian dan membawa sejumlah tuntutan terkait penanganan kasus yang diduga menyebabkan kelumpuhan permanen pada pasien.

    Koordinator aksi, Nanda Talha Ahmad, menyatakan pihaknya menerima laporan adanya kejadian yang diduga sebagai bentuk kelalaian medis serius di RSUD CAM Kota Bekasi sejak 2024.

    “Kami mendapat kabar buruk dari Bekasi, bahwa terdapat kejadian naas yang mengakibatkan kelumpuhan total di bagian perut dan kaki. Kami menduga adanya kelalaian serius yang mengakibatkan korban menjadi lumpuh total sejak 2024 lalu,” ujar Nanda dalam orasinya.

    Ia menilai, hingga saat ini RSUD CAM belum memberikan penanganan maksimal terhadap korban pasca dugaan malpraktik tersebut.

    Bahkan, kata dia, pihak rumah sakit disebut berencana memindahkan pasien ke rumah singgah di bawah Dinas Sosial.

    “Bahkan ingin memindahkan pasien ke dinas sosial yakni rumah singgah, yang artinya RSUD CAM diduga tidak mau bertanggung jawab penuh atas kesalahan yang mereka perbuat,” tegas Nanda.

    Dalam aksi tersebut, Aliansi Rakyat Peduli Bekasi menyampaikan sejumlah tuntutan resmi, yakni:

    1.Mendesak Dinas Kesehatan Kota Bekasi ikut bertanggung jawab penuh atas lemahnya pengawasan terhadap RSUD Kota Bekasi.

    2.Mendesak Dinkes melakukan investigasi menyeluruh, independen, dan terbuka atas dugaan malpraktik yang menyebabkan pasien menjadi lumpuh.

    3.Mendesak pemberian sanksi administratif maksimal terhadap tenaga medis dan manajemen RSUD apabila terbukti melakukan pelanggaran.

    4.Mendesak RSUD dan Dinkes memberikan pendampingan, rehabilitasi, serta pemulihan maksimal bagi korban.

    5.Mendesak evaluasi total manajemen RSUD Kota Bekasi agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban dugaan malpraktik.

    Hingga aksi berlangsung, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Kesehatan Kota Bekasi maupun manajemen RSUD CAM terkait tuntutan massa dan dugaan kasus malpraktik tersebut.

    Diterbitkan pada
    23 Januari 2026
    Penulis
    Bekasi undercity
    Kategori
    • Bekasi Banget
    • Berita Lokal
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Pemerintahan
    Galeri
    mood_bad
  • No comments yet.
  • Berikan ulasan

    Tinggalkan Balasan · Batalkan balasan

    You must be logged in to post a comment.

    Baca artikel lainnya

    Siswadi Harapkan Sahabat MUI Kota Bekasi Hadirkan Dakwah Ramah Disabilitas

    17 Februari 2026
    deweha
    deweha

    Pertama di Indonesia, Sahabat MUI Deklarasi di Kota Bekasi

    17 Februari 2026
    deweha
    deweha

    Lagi dan Lagi Jalan Berlubang Telan Korban, Warga Bekasi Jadi Tumbal Kelalaian?

    16 Februari 2026
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    Lanjutan Sorotan Proyek Jalan Nonon Sonthanie: Dugaan Tanpa Vibrator dan Minim Pengawasan

    13 Februari 2026
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    Menuju Layanan Lebih Cepat dan Transparan, Tirta Bhagasasi Gencarkan Digitalisasi Pembayaran di Tambun

    12 Februari 2026
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    Swastanisasi Air: Jalan Sunyi Menuju Krisis Perumda Tirta Bhagasasi

    12 Februari 2026
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    Proyek Peningkatan Jalan Nonon Sonthanie Disorot, Diameter Besi Diduga Tak Sesuai hingga Jalan Baru Sudah Retak

    9 Februari 2026
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    Dalih Perizinan Jadi Alibi, Miliaran Potensi Pajak Air Tanah Menguap di Bekasi

    9 Februari 2026
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    Lewat Aplikasi “Pendekar Bhagasasi”, Pembayaran Air Kini Lebih Mudah dan Ramah Lingkungan

    6 Februari 2026
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    tentang bEKASIANA

    • Profil
    • Tim

    Syarat dan Ketentuan

    • Ketentuan Layanan
    • Ketentuan Konten
    • Ketentuan Pengguna
    • UU ITE
    • Pedoman Media Siber

    PANDUAN

    • Manajemen Akun
    • Manajemen Konten
    • Mengenal Fitur
    • Tips Menulis

    BekasiAna adalah media komunitas yan berbasis di Kota Bekasi, Jawa Barat. Kami hadir menawarkan sesuatu yang baru dalam dunia publikasi lokal. Selamat menulis!

    Mulai Menulis

    @ 2020 – BekasiAna

    Instagram Facebook-f Twitter
    person
    Masuk

    Atau langsung masuk dengan

    Masuk dengan Google
    Masuk dengan Facebook
    personBelum punya akun?
    lockLupa password?
    person
    Bikin akun

    Data personal kamu hanya digunakan untuk keperluan aktivitasmu di BekasiAna. Dengan ini kamu menyetujui kebijakan privasi BekasiAna.

    Atau langsung masuk dengan

    Masuk dengan Google
    Masuk dengan Facebook
    Sudah mendaftar?

    Keranjang

      • Featured
      • Bekasi Banget
      • Facebook
      • Twitter
      • WhatsApp
      • Telegram
      • LinkedIn
      • Tumblr
      • VKontakte
      • Mail
      • Copy link