Masuk atau Daftar
Bikin Artikel
    • Featured
    • Bekasi Banget
    • #Ocehan
    • Berita
    • Artikel
    Bikin Artikel

    Terjadi Lagi Proyek Siluman! U-Ditch Dipasang Asal Jadi, Tanpa Lantai Dasar dan Timbulkan Kemacetan Parah

    • Tulisan Bekasianer
    • Ulasan 0
    • prev
    • next
    • Bagikan
    • Beri Ulasan
    • Suka
    • Laporkan
    • prev
    • next
    Deskripsi

     

    Kota Bekasi — Dugaan proyek siluman kembali mencoreng wajah pembangunan di Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. Pekerjaan pemasangan saluran U-Ditch yang berlokasi di seberang KFC Zamrud, tepat di depan Ruko Syaidina Herbal, Jl. Bantar Gebang–Setu Cimuning, RT 003/RW 017, menuai sorotan tajam setelah ditemukan berbagai indikasi pelanggaran serius dan ketidaktransparanan.

    U-Ditch Dipasang Tanpa Lantai Dasar: Kesalahan Fatal yang Mengancam Konstruksi

    Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa U-Ditch dipasang tanpa lantai dasar (lantai kerja).
    Kesalahan fatal ini dapat menyebabkan:

    konstruksi cepat rusak dan retak, posisi U-Ditch bergeser, risiko ambles, hingga membahayakan pengguna jalan.

    Standar konstruksi dengan jelas mensyaratkan pembuatan lantai dasar agar saluran memiliki kekuatan dan kestabilan. Pengabaian prosedur ini menjadi bukti kuat bahwa pekerjaan dilakukan secara asal-asalan dan tidak mengikuti SOP.

    Tanah Galian Dibiarkan Menumpuk, Kemacetan Terjadi Setiap Hari

    Tidak hanya kualitas pekerjaan yang bermasalah, tetapi dampaknya pun langsung dirasakan masyarakat.
    Tanah bekas galian dibiarkan menumpuk di bahu jalan, tanpa dirapikan atau diangkut. Kondisi ini memicu kemacetan setiap hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.

    Pengendara terpaksa mengambil jalur lawan arah atau memperlambat laju kendaraan karena sebagian badan jalan terganggu oleh gundukan tanah. Situasi ini sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan.

    Papan Proyek Tidak Ada, Publik Dibuat Buta

    Hingga berita ini diturunkan, papan proyek tidak ditemukan di lokasi.

    Akibatnya masyarakat tidak mengetahui:

    siapa pelaksana proyek, siapa pengawasnya, berapa nilai anggarannya, sumber dananya dari mana, hingga jangka waktu pelaksanaan pekerjaan.

    Ketidakhadiran papan proyek ini semakin menguatkan dugaan bahwa pengerjaan tersebut termasuk “proyek siluman” yang sengaja dilakukan tanpa transparansi publik.

    LSM KAMPAK RI: “Ini Pekerjaan Semrawut, Merugikan Rakyat, dan Patut Diduga Ada yang Ditutupi!”

    Sorotan keras datang dari Fari Rangga, perwakilan LSM KAMPAK RI, yang mengecam keras pola kerja seperti ini.

    “Ini pekerjaan semrawut dan sangat tidak bertanggung jawab. U-Ditch dipasang tanpa lantai dasar, tanah galian dibiarkan berantakan, dan papan proyek tidak ada. Ini jelas merugikan masyarakat. Kalau begini caranya, patut diduga kuat ada yang ingin ditutupi.”

    Rangga menegaskan bahwa kejadian seperti ini bukan yang pertama, dan merupakan bukti lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

    Closing Statement Keras dari LSM KAMPAK RI

    Sebagai penutup, Fari Rangga memberikan pernyataan yang lebih tajam terkait dugaan pelanggaran dalam pekerjaan ini.

    “Kami dari LSM KAMPAK RI menilai pekerjaan seperti ini tidak bisa dianggap sebagai kesalahan teknis biasa. Ini sudah mengarah pada dugaan pelanggaran karena uang negara dipakai, tapi standar pekerjaan diabaikan. Jika unsur-unsurnya terpenuhi, ini dapat menyeret pada dugaan kerugian negara.”

    Ia juga menyoroti lemahnya kontrol dinas dan pengawas.

    “Kalau pelaksana, pengawas, dan dinas bekerja sesuai aturan, tidak mungkin ada U-Ditch dipasang tanpa lantai kerja. Ini hanya terjadi kalau semua tutup mata. Dan pembiaran seperti ini tidak boleh lagi terjadi.”

    Selain itu, kondisi jalan yang macet akibat tanah galian ditegaskan sebagai bentuk pengabaian terhadap kepentingan masyarakat.

    “Warga tiap hari dipaksa macet karena pekerjaan tidak beres. Ini bukan sekadar masalah teknis, ini bukti bahwa masyarakat tidak dihargai. Seharusnya pembangunan mempermudah, bukan menyusahkan.”

    Rangga menegaskan bahwa LSM akan mengambil langkah lebih serius jika tidak ada perbaikan segera dari pihak terkait.

    “Jika tidak ada tindakan dalam waktu dekat, kami akan mengirimkan laporan resmi. Jangan tunggu aparat penegak hukum turun barulah semua sibuk. Kami berharap ada tindakan cepat dan nyata.” ujarnya

    Terakhir, ia menutup dengan peringatan keras kepada pihak-pihak yang terlibat.

    “Kami ingatkan, uang proyek ini adalah uang publik. Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan. Selama proyek siluman seperti ini masih ada, kami akan terus bersuara. Jangan pernah anggap masyarakat bisa dibungkam.” tutupnya

    Masyarakat Menunggu Tindakan Nyata

    Warga kini menanti langkah dari dinas terkait, pengawas proyek, dan aparat penegak hukum. Selain membahayakan pengguna jalan, pekerjaan ini juga berpotensi menyebabkan kerugian negara jika dibiarkan tanpa evaluasi.

    Pertanyaannya kini jelas:

    Apakah pemerintah akan bertindak tegas? Ataukah proyek siluman seperti ini akan kembali berlalu tanpa pertanggungjawaban?

    Diterbitkan pada
    6 Desember 2025
    Penulis
    Bekasi undercity
    Kategori
    • Bekasi Banget
    • Berita Lokal
    • Ekonomi / Bisnis
    • Lingkungan
    • Pemerintahan
    Galeri
    mood_bad
  • No comments yet.
  • Berikan ulasan

    Tinggalkan Balasan · Batalkan balasan

    You must be logged in to post a comment.

    Baca artikel lainnya

    Bekasi Bersatu untuk Sumatra–Aceh, Donasi Terkumpul Rp4,3 Miliar

    17 Januari 2026
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    Utility Billing Management: Top Challenges Explained

    17 Desember 2025
    invoicetempleapp
    invoicetempleapp

    Diduga Gunakan Air Tanah, Operasional Mie Gacoan Babelan Disorot Aktivis, Kadis LH Bilang Begini...

    17 Desember 2025
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    Air MCK keruh, RS. Tarumajaya Hospital Apakah Kantongi Ijin SIPA?

    17 Desember 2025
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    Bekasi Rebut Juara 1,2 dan 3 di Kompetisi Piano Nusantara Plus 2025 di Kategori Piano Empat Tangan

    16 Desember 2025
    hans yogo
    hans yogo

    Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bekasi Beri Bantuan Kepada Korban Bencana Di Sumatera

    13 Desember 2025
    pediajabar
    pediajabar

    Diduga Asal Jadi! Proyek Lanjutan GOR RW 030 Mustikajaya Dinilai Penuh Kejanggalan

    7 Desember 2025
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    Dua Vokalis Klasik Surabaya Tampil di Konser Perdamaian Korban Perang Ukraina di Jakarta Jumat ini

    4 Desember 2025
    hans yogo
    hans yogo

    Gebyar Pre-Launch SANTE NEXT-Ai di Bekasi! Promo Besar, Bonus Berlipat, dan Teknologi Canggih Siap Mengubah Masa Depan Member Santé Indonesia

    1 Desember 2025
    Bekasi undercity
    Bekasi undercity

    tentang bEKASIANA

    • Profil
    • Tim

    Syarat dan Ketentuan

    • Ketentuan Layanan
    • Ketentuan Konten
    • Ketentuan Pengguna
    • UU ITE
    • Pedoman Media Siber

    PANDUAN

    • Manajemen Akun
    • Manajemen Konten
    • Mengenal Fitur
    • Tips Menulis

    BekasiAna adalah media komunitas yan berbasis di Kota Bekasi, Jawa Barat. Kami hadir menawarkan sesuatu yang baru dalam dunia publikasi lokal. Selamat menulis!

    Mulai Menulis

    @ 2020 – BekasiAna

    Instagram Facebook-f Twitter
    person
    Masuk

    Atau langsung masuk dengan

    Masuk dengan Google
    Masuk dengan Facebook
    personBelum punya akun?
    lockLupa password?
    person
    Bikin akun

    Data personal kamu hanya digunakan untuk keperluan aktivitasmu di BekasiAna. Dengan ini kamu menyetujui kebijakan privasi BekasiAna.

    Atau langsung masuk dengan

    Masuk dengan Google
    Masuk dengan Facebook
    Sudah mendaftar?

    Keranjang

      • Featured
      • Bekasi Banget
      • Facebook
      • Twitter
      • WhatsApp
      • Telegram
      • LinkedIn
      • Tumblr
      • VKontakte
      • Mail
      • Copy link