Hiruk pikuk perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) ke VI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi mulai disorot sejumlah kader partai politik. Hal itu yang membuat pertarungan even kepemudaan ini dinilai cikal bakal pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Sejak beberapa periode kepengurusan KNPI Kota Bekasi, kader PDIP Kota Bekasi kerap gagal menjadi pemenang. Wajar kali ini mereka ngotot menaruh kadernya. Sayangnya, mereka kalah solid dengan kepengurusan Partai Golkar, yang sudah beberapa kali duduk di kursi kepemudaan.
Baca juga: Pendaftaran Calon Ketua KNPI Kota Bekasi Masih Sepi, Ada Apa?
“Memang dua partai ini yang menonjol untuk suksesi KNPI, tapi lebih banyak dimenangkan oleh kader dari Partai Golkar,” kata Pengamat Sosial dan Politik, dari IBM Bekasi, Hamludin, Senin 21 Desember 2020.
Partai Golkar dan PDIP Kota Bekasi menjadi yang paling dominan menaruh kadernya di perhelatan KNPI. Beda halnya, dengan PKS, dan Gerindra yang menjadikan KNPI bukan prioritas. “Mereka lebih memilih membangun kekuatan partai dengan identitasnya sendiri,” katanya.
Baca juga: Puluhan Sekolah di Kota Bekasi Rawan Banjir
Menurut dia, KNPI bisa menjadi mesin partai untuk memanaskan peran politik di ajang Pilkada 2024. Sehingga, kata dia, wajar banyak partai politik yang berperan banyak. “Tapi dalam tiga tahun terakhir belum ada kader PDIP,” jelasnya.
Seperti yang diketahui, Musda ke VI KNPI Kota Bekasi bakal digelar pada Selasa 22 Desember 2020. Rencananya, pada malam ini pukul 21.00 pendaftaran mulai ditutup. (dan)









