BEKASI – Seorang pria lanjut usia bernama Namat, 79 tahun, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir di kawasan Aren Jaya, Bekasi Timur, pada Minggu, 18 Januari 2026. Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras masih mengguyur wilayah Kota Bekasi.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam kejadian banjir tersebut. Ia menyampaikan bahwa warga sempat berupaya memberikan pertolongan saat korban terseret arus.
Baca juga: Beban Kerja Guru di Bekasi Meningkat Akibat Kekurangan Tenaga Pengajar
“Korban sempat dievakuasi oleh warga sekitar sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” ujar Idham.
Namun demikian, saat berhasil diselamatkan dari arus banjir, kondisi fisik korban sudah sangat lemah. Upaya pertolongan tidak mampu menyelamatkan nyawa korban hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Banjir yang melanda Kota Bekasi dipicu oleh hujan lebat yang turun sejak Sabtu malam, 17 Januari 2026. Kondisi tersebut menyebabkan genangan di sejumlah wilayah dan memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Baca juga: Banjir di Bekasi Bikin Warga Panik
Pelaksana tugas Kepala BPBD Kota Bekasi, Iman S Gunawan, menyebutkan bahwa hingga saat ini sebanyak 102 kepala keluarga telah dievakuasi. Rinciannya, 101 kepala keluarga berasal dari Kelurahan Pejuang, Bekasi Utara, dan satu kepala keluarga dari Kelurahan Kalibaru, Medan Satria. (nay)








