Jelang Idul Adha, 1441 H Kota Bekasi mulai diserbu pedagang hewan kurban. Kini jumlah lapak yang tersebar di seluruh kecamatan mencapai 1.339 lapak.
“Sampai sekarang masih layak potong. Malah sudab ada ribuan hewan kita berikan lebel layak potong,” kata Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi, Sariyanti, Selasa 28 Juli 2020.
Baca juga: Kota Bekasi Paling Banyak Kasus Aktif Covid-19 di Jabar
Sariyanti menambahkan, petugas sudah melakukan pemeriksaan kesehatan berjumlah 211 orang.
Menurut dia, ada dua pemeriksaan medis yang dilakukan di sejumlah lapak. Seperti ante-mortem (pemeriksaan sebelum) dan post-mortem (pemeriksaan sesudah).
Baca juga: Garang di Partai, Baru di Acara Ini Nyali Sukur Nababan Ciut
Pada pemeriksaan ante-mortem dokter hewan melihat mata, tanduk maupun bulu hewan. Sedang, detil pemeriksaan post-mortem adalah pada daging hewan, ginjal juga bagian-bagian lain yang akan dikonsumsi.
“Saat ini pemeriksaan masuknya ante-mortem, penyakit menular pada hewan. Alhamdulillah belum ditemukan, dan harapannya memang jangan sampai ada hewan yang terserang penyakit agar aman dikonsumsi,” tutupnya. (dan)









