Tempat Tidur Pasien COVID-19 di RSUD Bekasi Tersisa 247

Bagikan

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi / bekasiana

Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi menyatakan ketersediaan bed occupancy rate (BOR) di seluruh rumah sakit di Kota Bekasi hanya 247 bed. Dengan begitu, tempat tidur yang terpakai sudah 86,3 persen pasien COVID-19.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan, Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan kerjasama dengan pihak rumah sakit swasta dalam penanganan COVID-19. Sebab, data terkini ada 247 bed yang tersisa.

Baca juga: Ingat! Aktivitas Warga Bekasi Hanya Sampai Pukul 20.00 Malam

“Di RS Budi Lestari 180 bed, kita akan bekerjasama. Sudah ada alat kesehatannya, ada ICU nya, dan tim dokternya,” kata Rahmat Senin 28 Juni 2021.

Hingga sekarang, berdasarkan hasil evaluasi, BOR untuk isolasi pasien COVID-19 di Kota Bekasi dalam sepekan sudah mencapai 86.03 persen.

Baca juga: Kondisi RSUD Bekasi Sudah Terurai, Tambah Ruang Baru COVID-19

Rahmat mengaku, kapasitas tempat tidur isolasi di Kota Bekasi tercatat 2.107 unit, dan terus mengalami penambahan. Saat ini tempat tidur yang terpakai 1.860, sehingga sisa tempat tidur kosong hanya 247 unit. “Terkini peningkatan dua persen sekian selama sepekan ini,” katanya.

Disisi lain, ketersediaan bed occupancy rate (BOR) untuk fasilitas ICU di seluruh rumah sakit baik swasta maupun pemerintah, sudah mencapai 79,19 persen. Rinciannya, dari yang disediakan 173 tempat tidur ICU, telah terpakai 137.

“BOR ICU di rumah sakit pemerintah sudah 92,68, sedangkan swasta 75 persen,” kata Rahmat. (dan)

Berita lain