Tim Pradi-Afifah Tolak Hitung Cepat di Depok, Ada Apa?

Bagikan

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email
foto istimewa

Tim Pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok, Pradi Supriatna-Afifah tolak hasil perhitunghan cepat. Malah, tim pasangan Pradi-Afifah itu mengklaim unggul atas Muhamad Idris-Imam Budi Hartono.

“Kami sebenarnya ingin merilisnya pada Jumat 11 Desember, tapi karena masyarakat dibuat bingung oleh quick count akhirnya kami berinisiatif mengumumkannya sekarang,” kata Ketua Tim Pemenangan Pradi-Afifah, Nuroji kepada sejumlah wartawan, seperti yang dilansir republika.

Baca juga: Depok dan Karawang Nyatu, Akankah di Bekasi Golkar dan PDIP Bergandengan?

Sedang menurut Wakil Ketua Tim Pemenangan Pradi-Afifah, Hendrik Tangke Allo, hasil real count Pradi-Afifah berdasarkan c1 yang diambil dari saksi-saksi di 4.015 TPS di Kota Depok. Dan sampai Rabu malam, data sudah masuk dari dua kecamatan yakni Kecamatan Pancoran Mas dan Kecamatan Cimaggis.

” Alhamdulillah jumlah data yang masuk saat ini telah 60 persen, dan angka Pradi-Afifah fluktuatif di angka 54 sampai 55 persen,” jelasnya.

Baca juga: Disebut Kader Dadakan, PDIP Kota Bekasi Bilang Gini

Bukan itu saja, hingga Jumat 10 Desember 2020, real count Pradi-Affah telah mencapai 100 persen. “Kami sangat yakin laporan dari para saksi TPS kami adalah hasil suara yang akurat. Besok kami umumkan hasilnya,” imbuhnya.

Menurut Hendrik, pihaknya perlu merilis segera hasil real count. Apalagi, tingkat akurasinya lebih tepat. “Karena, kami memiliki lembaran c1 yang asli dari KPPS,” katanya.(dan)

Berita lain